MahrusAly lahir pada tahun 1906 di dusun Gedongan, kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Beliau adalah anak bungsu dari sembilan bersaudara, dari pasangan KH. Aly bin Abdul Aziz dengan Hasinah binti KH. Sa'id. 1.2 Riwayat Keluarga KH. Mahrus Aly melepas masa lajangnya dengan menikahi salah satu putri KH. Seharihari beliau menuntut ilmu di surau pesantren milik keluarga. Beliau diasah oleh ayah sendiri, KH Aly dan sang kakak Kandung, Kyai Afifi. KH. Mahrus Aly. Saat berusia 18 tahun, beliau melanjutkan pencarian ilmu ke Pesantren Panggung, Tegal, Jawa Tengah, asuhan Kyai Mukhlas, kakak iparnya sendiri. MahrusAly (1907-1985) dikenal sebagai ulama besar yang berjasa besar dalam mengkader ulama lewat Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. KH. Basori Alwi (1927-2020) adalah Ulama yang masyhur dikenal sebagai Qori Internasional, Pendiri Jamiyyatul Qurro' wal Huffadz dan Perintis Pesantren Ilmu Al-Qur'an (PIQ) Singosari, Malang. KHHasan Thuba Muhammad lahir di desa Arjawinangun (tepatnya di blok pesantren) kabupaten Cirebon Jawa Barat.Menurut buku harian ayahnya,tercatat beliau lahir pada hari Sabtu Pahing jam 11.30 siang tgl 4 Dzulhijjah 1369.bertepatan dengan tanggal 9 Agustus 1950 dari pasangan Muhammad dan Ummu Salmah,putri KH.Syathori pengasuh pondok pesantren Arjawinanngun Cirebon Jawa Barat.Sementara ayahnya,K AbdullahKafabihi Mahrus (murabbi penulis);KH. Mahrus 'Ali Lirboyo;Syaikh Yasin Padang. Berangkat dari pertemuan mata rantai inilah, jejaring dan jejak ulama Nusantara di Timur Tengah serta pengaruhnya di Tanah Air menjadi menarik untuk dianalisa dan dikaji lebih jauh. azi7WY. Sheeran, Coldplay, Maroon 5, The Beatles e mais...Vagalume VibeSelena Gomez, Dua Lipa, Ed Sheeran, Justin Bieber e mais...Sertanejo HitsMarília Mendonça, Henrique e Juliano, Jorge e Mateus, Gusttavo Lima e mais...GospelAline Barros, Fernandinho, Gabriela Rocha, Bruna Karla e mais... Ridlo Ibu Adalah Segalanya Ketika Ny. Arthimah binti Sholeh diceraikan oleh KH. Dahlan Jampes, beliau pulang ke rumah bapaknya di Banjarmlati dalam keadaan hamil, yang ketika lahir dinamakan Marzuqi. Sehingga Marzuqi ini ikut ibunya sampai dewasa sementara kakaknya KH. Ihsan ikut abahnya. Ketika KH. Marzuqi diambil menantu KH. Abdul Karim Lirboyo, walaupun ikut mertua namun setiap hari mengunjungi ibunya. Sementara itu, KH. Ihsan yang sudah menjadi pengasuh pesantren Jampes jarang bisa berkunjung karena kesibukannya. Suatu saat, sang ibu mengutarakan kerinduannya dan ingin bertemu dengan KH. Ihsan, hal ini disampaikan oleh KH. Marzuqi kepada KH. Ihsan. Setelah lama ditunggu, ternyata KH. Ihsan belum datang sehingga sang ibu menggerutu, KH. Marzuqi berusaha menghibur dengan matur "Sekarang kan kang Ihsan jadi kyai besar dan santrinya banyak, mungkin saja belum ada kelonggaran waktu" sang Ibu dengan ghodhob berkata "Masio Ihsan Kyai gede santrine sak jagad iku ora metu teko kayu watu, tapi metu teko wetengku iki". KH. Marzuqi pun pamit ke Jampes untuk menjemput kakaknya dengan naik sepeda onthel. Setelah bertemu beliau mengutarakan perkataan sang ibu kepada kakaknya. Begitu mendengar, KH. Ihsan langsung meliburkan pengajiannya dan bergegas pergi ke rumah ibunya di Banjarmlati, begitu tiba di perempatan Bandar ± 1,5 km dr rumah Ibu beliau turun dari kendaraan dan berjalan kaki, dan begitu tiba di ujung gang menuju rumah, beliau berjalan sedokan berjalan ala abdi keraton sampai di depan pintu terus duduk bersimpuh dan mengucapkan salam dengan lirih, dan mengajukan permohonan maaf sambil menangis......

silsilah kh mahrus ali lirboyo