Agar lebih jelasnya, simak pembahasan soal berikut. Berikan contoh gambar pecahan ½, ⅓ dan ¼. Untuk membuat pecahan ½, pilih satu bangun datar lalu belah menjadi 2 sama besar. Misal, menggunakan bangun lingkaran lalu membelahnya menjadi 2 sama besar seperti gambar terlampir. Penyelesaian a. 10½ = (10.2 + 1)/2 = 21/2. b. 15½ = (15.2 + 1)/2 = 31/2. Demikian postingan Mafia Online tentang cara mengubah bilangan bulat menjadi pecahan, pecahan biasa menjadi pecahan campuran, dan pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Mohon maaf jika ada kata atau perhitungan yang salah. Salam Mafia => Kita pasti bisa. 1 Melalui penyampaian materi dan pemberian tugas, siswa dapat menjelaskan arti pecahan melalui gambar dengan percaya diri 2. Dengan mengamati gambar dan pemberian tugas, siswa dapat membandingkan nilai suatu pecahan dengan benar 3. Dengan pemberian tugas, siswa dapat mengurutkan nilai suatu pecahan dari yang terbesar & terkecil dengan tepat. Kenapaada pengali 3 pada 1 / 2?Karena sebenarnya bukan di kali 3, tapi dikali 3 / 3 atau lebih tepatnya dikali 1. Ingat ! 3 / 3 = 1. Jadi tidak merubah nilai atau bisa dibilang 1 / 2 = 3 / 6. Sedangkan untuk 1 / 3 dikali 2 / 2 menjadi 2 / 6.Dengan demikian kedua bilangan pecahan tersebut akan memiliki penyebut yang sama, yakni 6. 2 pecahan dengan mengunakan gambar PG 4 10 Disajikan garis bilangan, peserta didik dapat melengkapi urutan bilangan pecahan pada garis bilangan PG 5 10 Disajikan soal cerita, peserta didik dapat menentukan nilai pecahan Isian 6 15 Disajikan 2 gambar pecahan peserta didik dapat menuliksan tanda perbandingan pada soal Isian 7 15 GZ9NjCN.

contoh gambar pecahan 2 4