20Sebuah benda bermassa 6 kg bergerak pada bidang datar yang licin, kecepatan benda berkurang dari 25 m/s menjadi 9 m/s setelah bergerak selama 4 sekon.Besar dan arah gaya mendatar yang bekerja pada benda adalah. Pertamamobil bergerak dengan kecepatan 20 m/s, ini artinya Vo = 20 m/s; 2. Sebuah mobil dengan kecepatan awal 15 m/s di rem dan berhenti setelah 5 detik. Berapakah jarak yang ditempuh oleh mobil itu ketika di rem pertama kali sampai berhenti? Mobil Bermassa 1000 Kg Melambat Dari Kecepatan 10 m/s Menjadi 5 m/s Selama 5 detik. Berapa Sebuahbenda bermassa 2m bergerak pada suatu permukaan licin dengan kecepatan v. Beberapa Kendaraan tersebut bermassa 500 kg dan bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Agar tepat berhenti sebelum mengenai batu, maka kendaraan tersebut harus direm dengan gaya sebesar Sebuahbenda dengan massa 2 kg bergerak dengan kecepatan 2 m/s. Beberapa saat kemudian benda itu bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Berapakah usaha total yang dikerjakan pada benda selama beberapa saat tersebut? W = . ? Jadi usaha total yang dikerjakan pada benda selama beberapa saat tersebut adalah 21 joule. UMPTN1992 Rayon C Benda A (5 kg) dan benda B (1 kg) bergerak saling mendekati dengan kecepatan masing-masing 2 m/s dan 12 m/s. Setelah tumbukan kedua benda saling menempel. Kecepatan sesaat setelah kedua benda bertumbukan adalah A. 0,25 m/s searah dengan gerak benda A semula B. 0,33 m/s berlawanan arah dengan gerak benda A semula C. 0,45 m/s xO0dd. Kelas 10 SMAMomentum dan ImpulsMomentumSebuah benda bermassa 1 kg bergerak ke kanan dengan kecepatan 2 m/s. Benda lain yang bermassa 3 kg bergerak dengan kecepatan 2 m/s berlawanan arah dengan benda pertama. Jika kedua benda bergerak bersama-sama setelah tumbukan, hitung kecepatan kedua dan ImpulsMekanikaFisikaRekomendasi video solusi lainnya0213Benda bermassa 1 kg bergerak dengan energi kinetik 8 J. B...0117Sebuah mobil bermassa 700 kg bergerak dengan kecepatan ...0415Dua pemain sepatu es ice skater, laki-laki bermassa 100...Teks videoHaiko Friends jadi diketahui pada soal sebuah benda atau katakan saja benda pertama atau M1 memiliki massa 1 kg kemudian M1 tersebut bergerak dengan kecepatan V1 = 2 meter per sekon kemudian benda lain atau benda kedua memiliki massa M2 = 3 kg kemudian benda tersebut bergerak dengan kecepatan V2 = 2 meter per sekon kemudian dikatakan bahwa kedua benda tersebut bergerak bersama-sama setelah tumbukan atau bisa dikatakan V1 aksen = v. 2 aksen kemudian ditanyakan pada soal Berapakah nilai dari kecepatan kedua benda tersebut setelah bertumbukan atau Berapakah nilai dari P aksen nya jika kita ilustrasi soal ya maka gambarnya akan menjadi seperti ini kemudian kita sepakati bersama bahwa untuk yang bergerak ke kanan nilai vektornya bertanda positif sementara jika bergerak ke kiri nilai vektornya bertanda negatif sehingga karena V1 bergerak ke kanan tandanya adalah positif kemudian karena V2 bergerak ke kiri maka tandanya negatif jadi pada V2 nilainya adalah negatif 2 M kemudian karena kedua benda tersebut saling bertumbukan maka akan mengalami hukum kekekalan momentum yang berbunyi M1 V1 + M2 V2 = M1 V1 aksen ditambah M2 V2 aksen kemudian karena V1 aksen dan V2 aksen nilainya sama maka pada sisi ruas kanan akan = M 1 + M 2 dikalikan dengan v aksen sementara pada sisi kiri atau ruas kiri ya iya sama yaitu M1 V1 ditambah M2 V2 sehingga akan sama dengan M1 dengan Besar 1 kg dikalikan dengan V1 dengan Besar 2 meter persegi ditambah M2 dengan besar 3 kg dikalikan dengan V2 dengan Besar - 2 meter yaitu sama dengan M1 yaitu 1 kg ditambah M2 yaitu 3 kg kalikan dengan v aksen merupakan kecepatan yang kita cari sehingga akan = 2 dikurangi 6 = 4 V aksen atau 4 V aksen = negatif 4 Jadi vaksin yang kita cari adalah negatif 1 meter per sekon atau nilai mutlak ya adalah 1 m2. Jadi bisa dikatakan kecepatan kedua benda tersebut setelah bertumbukan adalah sama-sama ke kiri yaitu sebesar 1 meter per sekon arahnya ke kiri karena di sini terlihat bahwa tandanya adalah negatif sementara kita telah disepakati bersama bahwa untuk yang ke kiri nilai vektornya bertanda negatif sampai jumpa pada pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul Postingan ini membahas contoh soal hukum kekekalan energi mekanik dan pembahasan atau penyelesaiannya + jawaban. Lalu apa itu hukum kekekalan energi mekanik ?. Energi mekanik adalah penjumlahan antara energi potensial dengan energi kinetik yang dimiliki oleh sebuah benda. Karena energi bersifat kekal, maka penjumlahan energi potensial dengan energi kinetik tersebut nilainya tetap, yang disebut dengan hukum kekekalan energi mekanik. Secara matematis hukum kekekalan energi mekanik ditulis sebagai kekekalan energi mekanikKeteranganEP = energi potensial jouleEK = energi kinetik joulem = massa kgg = percepatan gravitasi m/s2h = ketinggian mv = kecepatan m/sContoh soal 1Perhatikan gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 1Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggain 20 m. Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 maka kecepatan benda saat berada 15 meter diatas tanah adalah…A. 20 m/s B. 15 m/s C. 10 m/s D. 5 m/s E. 2 m/sPembahasan / penyelesaian soalPada soal ini diketahuih1 = 20 mh2 = 15 mv = 0Untuk menghitung keceptan benda menggunakan hukum kekekalan energi mekanik dibawah + 1/2mv12 = mgh2 + 1/2 mv22gh1 + 1/2v12 = gh2 + 1/2v2210 m/s2 . 20 m + 1/2 . 02 = 10 m/s2 . 15 m + 1/2v22200 m2/s2 + 0 = 150 m2/s2 + 1/2 v221/2v22 = 200 m2/s2 – 150 m2/s2 = 50 m2/s2v22 = 2 . 50 m2/s2 = 100 m2/s2v2 = √ 100 m/s= 10 m/sSoal ini jawabannya soal 2Sebuah benda bermassa 1 kg dilempar ke atas dengan kecepatan awal 40 m/s. Besarnya energi kinetik saat ketinggian benda mencapai 20 m adalah…A. 700 joule B. 600 joule C. 500 joule D. 400 joule E. 300 joulePembahasan / penyelesaian soalPada soal ini diketahuim = 1 kgv1 = 40 m/sh1 = 0h2 = 20 mCara menghitung energi kinetik benda sebagai berikutmgh1 + 1/2mv2 = mgh2 + EK21 kg . 10 m/s2 . 0 + 1/2 . 1 kg . 40 m/s2 = 1 kg . 10 m/s2 . 20 m + EK20 + 800 J = 200 J + EK2EK2 = 800 J – 200 J = 600 JSoal ini jawabannya soal 3Sebuah benda bermassa 0,5 kg digantung dengan benang massa benang diabaikan dan diayunkan hingga ketinggian 20 cm dari posisi awal seperti gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 3Bila g = 10 m/s2, kecepatan benda dititik A adalah…A. 4 m/s B. 2 m/s C. 0,2 m/s D. 0,04 m/s E. 0,02 m/sPembahasan / penyelesaian soalPada soal ini diketahuih1 = 20 cm = 0,2 mh2 = 0v1 = 0Cara menjawab soal ini sebagai berikutgh1 + 1/2v12 = gh2 + 1/2 v2210 m/s2 . 0,2 m + 1/2 . 02 = 10 m/s2 . 0 + 1/2v222 m2/s2 = 1/2 v22v22 = 2 . 2 m2/s2 = 4 m2/s2v2 = √ 4 m/s = 2 m/sSoal ini jawabannya soal 4Sebuah balok ditahan dipuncak bidang bidang miring seperti gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 4Ketika dilepas balok meluncur tanpa gesekan sepanjang bidang miring. Kecepatan balok ketika tiba dibidang dasar miring adalah…A. 16 m/s B. 12 m/s C. 10 m/s D. 8 m/s E. 6 m/sPembahasan / penyelesaian soalCara menjawab soal ini sebagai berikutgh1 + 1/2v12 = gh2 + 1/2 v2210 m/s2 . 5 m + 1/2 . 02 = 10 m/s2 . 0 + 1/2v2250 m2/s2 = 1/2 v22v22 = 2 . 50 m2/s2 = 100 m2/s2v2 = √ 100 m/s = 10 m/sSoal ini jawabannya soal 5Sebuah benda jatuh bebas dari posisi A seperti ditunjukkan gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 5Perbandingan energi potensial dan energi kinetik benda ketika sampai di B adalah….A. 1 3 B. 2 3 C. 2 1 D. 3 1 E. 3 2Pembahasan / penyelesaian soalCara menjawab soal ini sebagai berikutEPB = mghB = mg . /14 h = 1/4 mghmghA + 1/2mvA2 = mghB + EKBmgh + 1/2m . 02 = mg . 1/4h + EKBEKB = mgh – 1/4 mgh = 3/4 mghJadi perbandingan energi potensial dan energi kinetik di titik B sebagai berikutEPB EKB = 1/4 mgh 3/4 mghEP EK = 1 3Soal ini jawabannya soal 6Sebuah bola yang massanya 2 kg jatuh bebas dari posisi A seperti gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 6Ketika sampai di B besar energi kinetik sama dengan 2 kali energi potensial, maka tinggi titik B dari tanah adalah…A. 30 m B. 40 m C. 60 m D. 70 m E. 80 mPembahasan / penyelesaian soalPada soal ini diketahuim = 2 kgvA = 0EKB = 2 EPBCara menjawab soal ini sebagai berikutEPA + EKA = EPB + EKBmghA + 1/2mvA2 = EPB + 2 EPB = 3EPB = 3 mghB2 . 10 . 90 + 1/2 . 2 . 0 = 3 . 2 . 10 . hB60 hB = 1800hB = 1800/60 = 30 mSoal ini jawabannya soal 7Pemain ski es meluncur dari ketinggian A seperti gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 7Jika kecepatan awal pemain ski = 0 dan percepatan gravitasi 10 m/s2, maka kecepatan pemain ski saat ketinggian B adalah…A. 25 √ 2 m/s B. 20 √ 2 m/s C. 10 √ 2 m/s D. 5 √ 2 m/s E. √ 2 m/sPembahasan / penyelesaian soalCara menjawab soal ini sebagai berikutghA + 1/2vA2 = ghB + + 1/2vB210 . 50 + 1/2 . 02 = 10 . 10 + 1/2 vB2500 = 100 + 1/2 vB21/2vB2 = 500 – 100 = 400vB2 = 2 . 400v = √ 2 . 400 = 20 √ 2 m/sSoal ini jawabannya soal 8Sebuah balok bermassa 2 kg dari keadaan diam, meluncur dari puncak bidang miring yang licin seperti ditunjukkan gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 8Besar energi kinetik balok saat sampai dititik B adalah…A. 10 J B. 20 J C. 30 J D. 40 J E. 80 JPembahasan / penyelesaian soalCara menjawab soal ini sebagai berikutmghA + 1/2mvA2 = mghB + EKB2 . 10 . 4 + 0 = 2 . 10 . 2 + EKB80 = 40 + EKBEKB = 80 – 40 = 40 JSoal ini jawabannya soal 9Bola A bermassa 2 kg dilepaskan dan menempuh lintasan licin seperti pada soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 9Jika percepatan gravitasi 10 m/s2, energi kinetik bola di B adalah…A. 4 joule B. 8 joule C. 10 joule D. 12 joule E. 24 joulePenyelesaian soal / pembahasanPada soal ini diketahuim = 2 kghA = 120 cm + 120 cm = 240 cm = 2,4 mhB = 120 cm = 1,2 mvA = 0g = 10 m/s2Cara menentukan EKB menggunakan rumus hukum kekekalan energi mekanik dibawah + 1/2mvA2 = mghB + EKB2 . 10 . 2,4 + 0 = 2 . 10 . 1,2 + EKB48 = 24 + EKBEKB = 48 – 24 = 24 JSoal ini jawabannya soal 10Sebuah bola bermassa 1 kg dilepas dan meluncur dari posisi A ke C melalui lintasan lengkung licin seperti gambar dibawah soal hukum kekekalan energi mekanik nomor 10Jika percepatan gravitasi 10 m/s2, maka energi kinetik bola saat berada di titik C adalah…A. 25,0 joule B. 22,5 joule C. 20,0 jouleD. 12,5 joule E. 7,5 joulePenyelesaian soal / pembahasanmghA + 1/2mvA2 = mghC + EKC1 . 10 . 2 + 0 = 1 . 10 . 1,25 + EKC20 = 12,5 + EKCEKC = 20 – 12,5 = 7,5 JSoal ini jawabannya E.

sebuah benda bermassa 2 kg bergerak dengan kecepatan 2m s